Ketua Umum Barikade 98 Ingatkan Untuk Waspadai empat kekuatan politik

Tulistangan.id – Ketua Umum Barikade 98 Benny Ramdhani mengingatkan untuk terus waspada terhadap empat keuatan politik yang akan mengganggu jalannya demokrasi di Indonesia. Kekuatan yang ia maksud adalah pertama Cendana, kedua oligarki orde baru, ketiga pengusaha hitam dan kelompok ideology yang berjubah agama.“Pertama, Cendana. Kedua, Oligarki Orde Baru. Ketiga, para pengusaha hitam, yang tersingkir dari panggung penguasaan ekonomi sejak Jokowi jadi presiden. Keempat, kelompok ideologi atau kelompok yang ingin mengubah ideologi Pancasila dengan berjubah agama dan mengganggap orang-orang yang tidak sejalan dengan mereka adalah kafir.”Ungkapnya.

Ia katakan bahwa tindakan dan cara-cara ini tidak hanya berefek pada Pemerintah Jokowi. Tapi akan mengancam masa depan bangsa. “Oligarki ini masih ada di berbagai jejaring. Mereka tidak ikhlas karena digulingkan oleh 98 dan mereka kehilangan yang mereka punya saat itu. Sementara bagi Barikade 98, bahwa Indonesia ini final dengan ideologi Pancasila,” tandasnya.

Benny mengatakan, Barikade 98 ingin menyampaikan pesan kepada empat kelompok tersebut bahwa tidak boleh ada suatu kekuatan pun yang mencoba melakukan sabotase dan kudeta terhadap agenda-agenda reformasi dan demokratisasi yang sedang berjalan saat ini.

“Jadi siapapun mereka, cendana, oligarki Orba, pengusaha hitam serta kelompok yang ingin mengubah ideologi, jika tetap memaksakan diri untuk melakukan sabotase dan kudeta, maka Barikade 98 akan menjadi lawan mereka, dimanapun dan kapanpun,” pungkasnya.

Sementara Ketua Harian DPW Barikade Sulteng Ashar Yahya menegaskan, bahwa Barikade Sulteng 100 persen akan mengawal niat suci ini. Kami akan mengawal demokrasi dan menjaga Indonesia, karena, kita merupakan bagian dari NKRI dan keberagaman.

Kata Ashar Yahya, Barikade 98 adalah organisasi masyarakat sipil yang mempunyai cita-cita luhur untuk mengawal demokrasi dan menjaga Indonesia termasuk di Sulteng.

Selain itu menurutnya, Barikade 98 Sulteng akan berkomitmen menjalin komunikasi dengan semua element kebangsaan yang memiliki kesamaan visi dan misi perjuangan sebagai mana yang tertuang di dalam manifesto Barikade 98, ini menjadi salah satu marwah organisasi yang harus di tegakkan  dan diwujudkan dalam setiap langkah Barikade 98 berada.

Hal senada diungkapkan Sekum Barikade 98 Sulteng Husin Alwi. Menurutnya apa yang telah diputuskan DPN Barikade, selain dikawal juga dijadikan spirit. Bahkan Barikade Sulteng akan melakukan kanalisasi gerbong yang komit dan konsisten selain mengawal demokrasi juga akan menjaga reformasi yang telah dicapai.

Barikade 98 Sulteng tambahnya akan menjadi ujung tombak di wilayah Timur Indonesia dalam menjaga serta menjadikan NKRI sebagai harga mati.

Barikade 98 Sulteng menurutnya dalam gerak langkah kedepan akan berkomitmen terhadap garis komando organisasi tertinggi dalam kerja organisasi serta akan mendorong isu lokal menjadi bagian dari kerja politik dan kerja organisasi.

“Lahirnya Barikade 98  di Sulteng akan menjadi salah satu penguat dan perekat element kebangsaan dalam menjaga situasi politik lokal di Sulteng dan siap membangun Sulteng lebih maju dalam segala bidang dengan persatuan para aktivis dan penggiat sosial dalam rumah besar Barikade 98 Sulteng,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *