Pawang Hujan : Profesi Atau Kebetulan

Tulistangan.id – Hebatnya Indonesia, mata dunia lagi menikmati kemampuan dan kekuatan Indonesia dari sisi yang absurd bagi kebanyakan masyarakat dunia, bahkan dikalangan lokal masyarakat Indonesia-pun ketidakmustahilan tersebut masih menjadi perdebatan.

Tetapi Inilah Indonesia, banyak hal yang mampu dibuktikan meski sekali lagi secara akal sehat itu tidak mungkin. Gelaran Moto GP yang digelar di Sirkuit Mandalika, menarik perhatian dunia. Bukan soal gelaran yang dilaksanakan, tapi soal keunikan yang dipertontonkan oleh Mba Rara. Seorang Ibu yang berprofesi sebagai Pawang Hujan.

Ia diminta Panitia Penyelenggara Moto GP.untuk menghentikan dan mencegah Hujan. Agar tidak mengganggu pelaksanaan balap Moto GP.

Seorang Pawang Hujan, Lagi melakukan aksinya

Profesi itu memang unik, Panitia Pelaksana menyiapkan khusus untuk menghentikan dan mencegah hujan satu jam sebelum perlombaan. Dan aksi – aksinya menjadi perhatian masyarakat dunia pencinta balapan

Secara tradisi, Indonesia adalah Negara yang masih sangat kental menganut paham dan kepercayaan yang diklaim sudah turun temurun dilakukan oleh pendahulunya. Apa yang dilakukan oleh Rara bukan hal yang baru atau tabuh di Indonesia, hanya saja yang uniknya adalah dilakukan di kegiatan yang tarafnya internasional.

Kalau hanya di Hajatan atau pesta dikampung, mungkin saja tidak berefek. Tapi ini menjadi rame dan respon netizen pun dunia mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Panitia dan Mba Rara.

Apakah itu memalukan, bisa jadi iya bisa jadi tidak. Tinggal kita yang menilai.

Kedepan, Profesi Pawang Hujan akan menjadi daya tarik dan orang – orang yang memiliki kemampuan itu akan dibutuhkan disetiap momen penting yang akan diadakan di Indonesia.

Ingat, bahwa Kemampuan yang dimiliki oleh pawang hujan sulit untuk dibuktikan. Jika setiap manusia memiliki kemampuan untuk memindahkan awan, maka tidak perlu lagi teknologi yang diciptakan untuk mengukur cuaca, tidak ada justifikasi tentang manusia yang dapat mengubah suatu sistem secara besar karena manusia tidak memiliki suatu kekuatan apapun untuk merubah sistemnya.

Pekerjaan yang dilakukan pawang hujan memang tidak sepenuhnya berbau mistis, seperti yang dibayangkan oleh sebagian masyarakat. Tetapi melalui sumber yang kami peroleh, masih terdapat hal-hal yang tidak bisa dijelaskan oleh para pawang hujan demi privasi dari pekerjaan ini. Terbentuknya kepercayaan akan kemampuan pawang hujan pun sebenarnya terjadi salah satunya didorong oleh berkembangnya pemahaman tradisional yang berkembang di masyarakat. Tak heran bila mata pencaharian ini tetap akan menjadi kontroversi, karena kebenaran dari apa yang dilakukan pawang hujan kembali lagi ditentukan oleh siapa yang mempercayainya.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih percaya dengan kemampuan pawang hujan yang memang langka atau malah sebaliknya, tergantung anda meresponya…[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *