Berdaya Bersama (11)

Tulistangan.ID – Awal Tahun membuka rejeki baru bagi Suci Nurani. Ibu KPM yang beberapa hari di tahun 2023 menunda penarikan bantuan karena kartu KKS ( ATM ) yang biasa digunakan rusak, sehingga tidak dapat dipakai.

Awalnya, Saya sudah sampaikan, tunggu kode dulu baru ke Bank. Ternyata, belum jam yang di kode–kan. Ibu KPM ini sudah memberi kabar bahwa ia sudah tiba di Bank. Alhasil, saya tidak bisa menikmati kopi pagi dengan santai, juga tidak bisa mandi dengan bersih agar terlihat wangi. Maka, saya bergegas dengan menunda urusan – urusan kecil di dalam rumah.

Awalnya, Beberapa bulan jelang pergantian Tahun, Seorang ibu KPM memberikan kabar kepada saya bahwa kartu keluarga sejahtera atau KKS miliknya harus segera diganti. Saya bersepakat proses perbaikan itu dilakukan diawal tahun 2024. Benar saja, 2024 upaya itu kita lakukan. Hal ini harus dan patuh sehingga perlu dilakukan pergantian sehingga Ketika ada masuk bantuan social di tahun 2024. Iya tidak lagi kerepotan untuk berpikir cara menariknya.

Nah, Pagi itu kami sepakat di tanggal 03 Januari untuk melakukan penggantian KKS yang rusak dan tidak dapat digunakan. Ia lebih dulu tiba di Bank. Lalu kemudian selang berapa menit saya juga tiba, dan kemudian segera melapor agar dapat diproses.

Biasanya, hal ini ribet tapi kali ini tidak demikian. Pegawai Bank, aman dan lancer sampai pada akhirnya setelah proses administrasinya sudah selesai dilakukan. Kartu baru—pun sudah dapat digunakan.

Saya minta ia mengecek bantuan, ia juga segera bergegas meminta adiknya melakukan pengecekan. Berhubung ia tidak memahami cara penggunaan di mesin ATM. Setelah di Cek, Syukur Bantuan di 2023 masih tersedia. Bantuan yang mengendap beberapa bulan itu masih ada. Saya bisa prediksi bahwa bantuan itu adalah bantuan Sembako dan Elnino yang tahun 2023 masuk. Khusus Bantuan El Nino adalah bantuan yang diberikan pemerintah akibat dampak cuaca ekstrim dan Ibu Suci Nurani masuk didalamnya.

Bantuan sosial menjadi kebutuhan ketika pendapatan ekonomi hari-hari tidak mampu dipenuhi sehingga memberikan kecukupan terhadap sesuatu yang diinginkan.

Mungkin ini hanya sederhana, tapi memberikan nafas Panjang untuk kebutuhan hari – hari adalah hal yang luar biasa. Semoga catatan ini dapat dibaca dan sedikit dipahami bagi mereka semua. Terima Kasih.

Iya Bahagia, Urusan hari ini merasa tidak sia – sia, “Alhamdulilah ada tambahan lagi untuk beberapa hari kedepan,”Katanya ke saya. Saya juga senang melihat tingkah yang sumringah. Sering memang kondisi seperti ini saya hadapi. Nilai bantuan tidak seberapa, tapi ketulusan kita untuk bekerja melakukan pendampingan inilah yang kemudian memberikan nilai positifnya.

Hal yang tidak disangka, ia mengeluarkan selembar uang sebagai bentuk terimakasihnya. Saya kemudian terkejut dan langsung menolak. Jangan uang itu dikasih ke saya, ini sudah menjadi tugas kami, memastikan dan mendampingi sampai proses senyum itu merekah. Sampai ibu, dengan tulus ucapkan kata terimakasih.

Hal yang saya lakukan adalah pelajaran penting dari proses pendampingan ( Pekerjaan ). Apa yang selama ini saya lakukan nanti di kemudian ada yang menilai, entah manusia atau Tuhan Yang Maha Esa. Tinggal kita saja sabar menantinya.

Dari kisah ini juga sekali lagi, memberikan nafas Panjang, sebab segala sesuatu tidak dapat diurus dengan nilai.  Ini menjadi kesempatan kita untuk terus berbuat kebaikan terutama kepada mereka yang betul-betul membutuhkan apa yang menjadi kebutuhan mereka di setiap hari.

PENULIS : AbqaryFM

2 komentar pada “Berdaya Bersama (11)

  • Januari 15, 2024 pada 6:34 am
    Permalink

    Memang pak Fariz bukan cuma face yg cakep tapi hatinya pun cakep,selalu tulus membantu dg iklas tanpa pamrih,
    Allah yang akan membalas kebaikan petugas yg selalu ringan tangan dan tdk pelit info selalu berbagi ilmunya.
    Murah senyum 🙏🏻👍

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *