Dusun Ngatapapu : Warga Masih Tanpa Listrik dan Akses Jalan yang Tidak Layak

Tulistangan.ID – Dusun Ngatapapu, sebuah dusun kecil yang terletak di ketinggian Desa Balumpewa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, ternyata hingga kini belum memiliki akses listrik dan jalan yang memadai.

Kondisi ini menyebabkan warga setempat mengalami berbagai kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan mengakses pelayanan dasar.

Sebanyak kurang lebih 50 kepala keluarga di dusun ini harus bergantung pada penerangan tradisional seperti lampu minyak tanah saat malam tiba, lalu menggunakan tenaga surya.

Ketika musim hujan datang, tantangan semakin berat karena jalan setapak yang menghubungkan dusun mereka dengan desa induk menjadi berlumpur dan sulit dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.

“Setiap hari kami harus berjuang untuk mendapatkan akses air bersih dan mengangkut hasil pertanian kami ke pasar. Tanpa listrik, kami juga tidak bisa menikmati kemudahan teknologi seperti masyarakat di daerah lain,” ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

Kondisi ini diakui oleh masyarakat bahwa  masalah infrastruktur di Dusun Ngatapapu telah menjadi perhatian pemerintah desa. Namun, terbatasnya anggaran dan sulitnya medan menjadi hambatan utama dalam upaya memperbaiki kondisi tersebut.

Pihak warga sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait, tapi ternyata alokasi anggaran untuk arah pembangunan tersebut belum menjadi prioritas.

Ngatapapu yang memiliki view sangat indah, perlu menjadi perhatian. Pasalnya, wilayah ini bisa menjadi destinasi wisata baru bagi pencinta ketinggian, juga dapat menjadi wisata adat sebab masyarakat diwilayah tersebut masih memegang teguh budaya dan adat istiadat masyarakat.

Selain itu juga, Ngatapapu punya Air Terjun menjadi nilai pelengkap wisata alam yang mengasikan.

Perjalanan ke Ngatapapu menjadi perhatian saya dan teman-teman. Hal ini perlu dipahami, bahwa akses jalan dan listrik sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Oleh karena itu, kami berkomitmen jika diberikan daya dan upaya yang lebih akan berpikir bagaimana kondisi itu bisa diubah.  

Sementara itu, kondisi tidak terus menerus harus didiamkan. Sembari menunggu realisasi janji tersebut, warga Dusun Ngatapapu terus berharap agar perhatian dan bantuan segera datang.

Mereka juga berupaya bergotong-royong untuk memperbaiki jalan setapak secara swadaya, meski dengan alat dan bahan yang terbatas.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa masih banyak daerah di Indonesia yang membutuhkan perhatian dan aksi nyata dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa semua warga negara dapat menikmati hak dasar seperti listrik dan akses jalan yang layak.

Sampai Ketemu, di Janji Politik 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *